Hukum Telekomunikasi

Telecommunication Law Dari bahasa Yunani 'tele' (jauh) dan bahasa Latin 'communicare' (berbagi), merujuk pada pengiriman, penerimaan, dan pengolahan tanda/sinyal/tulisan/gambar/suara melalui kabel, radio, optik, atau sistem elektromagnetik lainnya.
Hukum Siber/ITE telekomunikasi frekuensi operator internet
Diperbarui 28 Maret 2026
Ringkasan

Apa itu Hukum Telekomunikasi?

Kerangka hukum yang mengatur penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999.

Telecommunication Law Dari bahasa Yunani 'tele' (jauh) dan bahasa Latin 'communicare' (berbagi), merujuk pada pengiriman, penerimaan, dan pengolahan tanda/sinyal/tulisan/gambar/suara melalui kabel, radio, optik, atau sistem elektromagnetik lainnya. Hukum Siber/ITE

Definisi

Hukum Telekomunikasi adalah kerangka hukum yang mengatur penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia, meliputi penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, jasa telekomunikasi, dan telekomunikasi khusus. Dasar hukum utamanya adalah UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi beserta peraturan pelaksanaannya.

Penyelenggaraan telekomunikasi mencakup layanan telepon tetap, telepon seluler, internet, penyiaran, dan telekomunikasi khusus (militer, keamanan negara, navigasi). Penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi dilakukan oleh badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan memiliki izin dari pemerintah.

Aspek hukum telekomunikasi meliputi perizinan penyelenggaraan, pengelolaan spektrum frekuensi radio, penomoran, tarif, kewajiban pelayanan universal (USO), penyadapan yang sah (lawful interception), dan perlindungan konsumen. Pemerintah melalui Kementerian Kominfo bertanggung jawab atas pengaturan, pengawasan, dan pengendalian telekomunikasi.

Contoh Kasus

Kominfo mengalokasikan spektrum frekuensi 5G kepada operator telekomunikasi melalui mekanisme lelang frekuensi. Operator yang memenangkan lelang mendapatkan izin penggunaan frekuensi untuk jangka waktu tertentu dan wajib membangun infrastruktur jaringan serta memenuhi kewajiban cakupan layanan di wilayah yang ditetapkan.

Sebuah operator telekomunikasi melanggar ketentuan kualitas layanan (quality of service) yang ditetapkan Kominfo. Setelah dilakukan pengukuran dan verifikasi, Kominfo menjatuhkan sanksi administratif berupa denda dan peringatan. Operator diwajibkan memperbaiki kualitas jaringan dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi standar layanan minimum.

Dasar Hukum

Pasal 1 angka 1 UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi

Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya.

Pasal 7 ayat (1) UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi

Penyelenggaraan telekomunikasi meliputi: a. penyelenggaraan jaringan telekomunikasi; b. penyelenggaraan jasa telekomunikasi; c. penyelenggaraan telekomunikasi khusus.

Pertanyaan Umum

Apa itu Hukum Telekomunikasi? +
Kerangka hukum yang mengatur penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999.
Apa bahasa Inggris dari Hukum Telekomunikasi? +
Hukum Telekomunikasi dalam bahasa Inggris disebut Telecommunication Law.
Apa dasar hukum Hukum Telekomunikasi? +
Dasar hukum Hukum Telekomunikasi diatur dalam Pasal 1 angka 1 UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, Pasal 7 ayat (1) UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.
Apa asal kata Hukum Telekomunikasi? +
Dari bahasa Yunani 'tele' (jauh) dan bahasa Latin 'communicare' (berbagi), merujuk pada pengiriman, penerimaan, dan pengolahan tanda/sinyal/tulisan/gambar/suara melalui kabel, radio, optik, atau sistem elektromagnetik lainnya.

Istilah Terkait