Smart Contract

Smart Contract Dari bahasa Inggris 'smart contract' (kontrak pintar), merujuk pada program komputer yang secara otomatis mengeksekusi perjanjian berdasarkan kondisi yang telah diprogramkan.
Hukum Siber/ITE smart contract blockchain kontrak digital otomatis
Diperbarui 28 Maret 2026
Ringkasan

Apa itu Smart Contract?

Program komputer di blockchain yang secara otomatis mengeksekusi perjanjian ketika syarat-syarat terpenuhi tanpa perantara.

Smart Contract Dari bahasa Inggris 'smart contract' (kontrak pintar), merujuk pada program komputer yang secara otomatis mengeksekusi perjanjian berdasarkan kondisi yang telah diprogramkan. Hukum Siber/ITE

Definisi

Smart Contract (Kontrak Pintar) adalah program komputer yang berjalan di atas teknologi blockchain dan secara otomatis mengeksekusi, mengontrol, atau mendokumentasikan tindakan yang relevan secara hukum berdasarkan syarat-syarat yang telah diprogramkan sebelumnya. Ketika kondisi yang ditetapkan terpenuhi, smart contract mengeksekusi tindakan yang telah ditentukan tanpa memerlukan perantara.

Dalam konteks hukum Indonesia, smart contract dapat dikategorikan sebagai kontrak elektronik sebagaimana diatur dalam UU ITE. Pasal 18 UU ITE menyatakan bahwa transaksi elektronik yang dituangkan ke dalam kontrak elektronik mengikat para pihak. Namun, smart contract juga harus memenuhi syarat sahnya perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata: kesepakatan, kecakapan, hal tertentu, dan sebab yang halal.

Tantangan hukum smart contract meliputi: penentuan yurisdiksi (smart contract bersifat borderless), penentuan pihak yang bertanggung jawab atas bug atau error, mekanisme penyelesaian sengketa, dan pengakuan smart contract sebagai bukti hukum. Regulasi khusus mengenai smart contract di Indonesia masih dalam tahap pengembangan.

Contoh Kasus

Sebuah platform DeFi (Decentralized Finance) di Indonesia menggunakan smart contract untuk layanan pinjam-meminjam kripto aset. Smart contract secara otomatis mengeksekusi likuidasi jaminan ketika nilai jaminan turun di bawah ambang batas tertentu. Ketika seorang pengguna mengalami likuidasi otomatis dan merasa dirugikan, timbul pertanyaan hukum mengenai tanggung jawab platform.

Perusahaan logistik menggunakan smart contract berbasis blockchain untuk mengotomatisasi pembayaran pengiriman. Ketika barang terkonfirmasi sampai di tujuan (diverifikasi oleh sensor IoT), smart contract secara otomatis melepaskan pembayaran kepada pengirim. Sistem ini mengurangi sengketa pembayaran dan meningkatkan efisiensi rantai pasok.

Dasar Hukum

Pasal 18 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE

Transaksi Elektronik yang dituangkan ke dalam Kontrak Elektronik mengikat para pihak.

Pasal 1 angka 17 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE

Kontrak Elektronik adalah perjanjian para pihak yang dibuat melalui Sistem Elektronik.

Pertanyaan Umum

Apa itu Smart Contract? +
Program komputer di blockchain yang secara otomatis mengeksekusi perjanjian ketika syarat-syarat terpenuhi tanpa perantara.
Apa bahasa Inggris dari Smart Contract? +
Smart Contract dalam bahasa Inggris disebut Smart Contract.
Apa dasar hukum Smart Contract? +
Dasar hukum Smart Contract diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, Pasal 1 angka 17 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.
Apa asal kata Smart Contract? +
Dari bahasa Inggris 'smart contract' (kontrak pintar), merujuk pada program komputer yang secara otomatis mengeksekusi perjanjian berdasarkan kondisi yang telah diprogramkan.

Istilah Terkait