Definisi
Pemberian Kuasa (lastgeving) adalah suatu perjanjian di mana seseorang (pemberi kuasa/lastgever) memberikan kekuasaan atau wewenang kepada orang lain (penerima kuasa/lasthebber) untuk melaksanakan suatu perbuatan hukum atas nama pemberi kuasa. Perjanjian ini diatur dalam Pasal 1792 hingga Pasal 1819 KUHPerdata.
Pemberian kuasa dapat bersifat umum (meliputi segala kepentingan pemberi kuasa) atau khusus (hanya untuk satu atau beberapa kepentingan tertentu). Pemberian kuasa dapat dilakukan secara tertulis maupun lisan, secara tegas maupun diam-diam. Namun untuk perbuatan hukum tertentu seperti jual beli tanah, diperlukan kuasa khusus yang dibuat dalam bentuk tertulis. Penerima kuasa wajib melaksanakan kuasa dengan itikad baik dan bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat kelalaiannya. Pemberian kuasa berakhir dengan pencabutan kuasa, pemberitahuan penghentian oleh penerima kuasa, atau meninggalnya salah satu pihak.
Contoh Kasus
Seorang pemilik tanah yang berdomisili di luar negeri memberikan kuasa khusus kepada adiknya melalui akta notaris untuk menjual sebidang tanah miliknya di Jakarta. Surat kuasa dibuat secara notariil dan memuat kewenangan khusus untuk menandatangani AJB di hadapan PPAT, menerima pembayaran, dan menyelesaikan proses balik nama. Penerima kuasa berhasil menjual tanah dan mentransfer hasil penjualan kepada pemberi kuasa sesuai ketentuan Pasal 1800 KUHPerdata yang mewajibkan penerima kuasa mempertanggungjawabkan pelaksanaan kuasanya.