WFH (Work From Home)

Work From Home Akronim dari bahasa Inggris 'Work From Home' yang berarti bekerja dari rumah, menjadi populer di Indonesia sejak pandemi COVID-19.
Ketenagakerjaan WFH work from home kerja dari rumah remote working fleksibilitas kerja
Diperbarui 28 Maret 2026
Ringkasan

Apa itu WFH (Work From Home)?

WFH adalah skema kerja dari rumah atau jarak jauh yang diatur melalui perjanjian kerja dan kebijakan perusahaan sesuai UU Ketenagakerjaan.

Work From Home Akronim dari bahasa Inggris 'Work From Home' yang berarti bekerja dari rumah, menjadi populer di Indonesia sejak pandemi COVID-19. Ketenagakerjaan

Definisi

WFH atau Work From Home adalah skema kerja di mana pekerja melaksanakan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya dari rumah atau lokasi di luar kantor dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Meskipun belum ada undang-undang khusus yang mengatur WFH di Indonesia, pelaksanaannya tunduk pada ketentuan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.

Skema WFH menjadi sangat populer di Indonesia sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2020, ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Pasca pandemi, banyak perusahaan yang mengadopsi model kerja hybrid yang menggabungkan WFH dan kerja di kantor (WFO) sebagai bagian dari fleksibilitas kerja.

Contoh Kasus

Sebuah perusahaan teknologi menerapkan kebijakan WFH 3 hari per minggu yang diatur dalam peraturan perusahaan. Seorang karyawan yang WFH tetap wajib memenuhi jam kerja 8 jam per hari dan melaporkan hasil kerjanya melalui sistem digital. Ketika karyawan tersebut bekerja lembur di luar jam kerja normal saat WFH, perusahaan tetap wajib membayar upah lembur sesuai ketentuan Pasal 78 UU Ketenagakerjaan.

Aspek Hukum WFH

  • Jam kerja: Ketentuan 40 jam per minggu tetap berlaku meskipun pekerja bekerja dari rumah.
  • Lembur: Kelebihan jam kerja saat WFH tetap dihitung sebagai lembur dan wajib dibayar.
  • Keselamatan kerja: Pengusaha tetap bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan pekerja meskipun bekerja dari rumah.
  • Perlindungan data: Pekerja WFH wajib menjaga kerahasiaan data perusahaan sesuai kebijakan yang berlaku.
  • Pengaturan: Idealnya diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau kebijakan tertulis perusahaan.

Dasar Hukum

Pasal 86 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003

Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja; moral dan kesusilaan; dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.

Surat Edaran Menaker No. M/3/HK.04/III/2020

Pelaksanaan perlindungan pekerja/buruh terkait pandemi COVID-19: perusahaan dapat melakukan pembatasan kegiatan usaha dan menerapkan kerja dari rumah/work from home bagi pekerja yang memungkinkan.

Pasal 77 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003

Setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja yang meliputi 7 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 6 hari kerja, atau 8 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 5 hari kerja.

Pertanyaan Umum

Apa itu WFH (Work From Home)? +
WFH adalah skema kerja dari rumah atau jarak jauh yang diatur melalui perjanjian kerja dan kebijakan perusahaan sesuai UU Ketenagakerjaan.
Apa bahasa Inggris dari WFH (Work From Home)? +
WFH (Work From Home) dalam bahasa Inggris disebut Work From Home.
Apa dasar hukum WFH (Work From Home)? +
Dasar hukum WFH (Work From Home) diatur dalam Pasal 86 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003, Surat Edaran Menaker No. M/3/HK.04/III/2020, Pasal 77 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003.
Apa asal kata WFH (Work From Home)? +
Akronim dari bahasa Inggris 'Work From Home' yang berarti bekerja dari rumah, menjadi populer di Indonesia sejak pandemi COVID-19.

Istilah Terkait