Telemedicine

Telemedicine (Remote Medical Consultation) Berasal dari bahasa Yunani 'tele' (jarak jauh) dan bahasa Latin 'medicina' (kedokteran), merujuk pada praktik kedokteran yang dilakukan jarak jauh menggunakan teknologi.
Hukum Siber/ITE telemedicine kesehatan digital konsultasi online telehealth
Diperbarui 28 Maret 2026
Ringkasan

Apa itu Telemedicine?

Layanan kesehatan jarak jauh menggunakan teknologi informasi, diatur dalam Permenkes No. 20 Tahun 2019.

Telemedicine (Remote Medical Consultation) Berasal dari bahasa Yunani 'tele' (jarak jauh) dan bahasa Latin 'medicina' (kedokteran), merujuk pada praktik kedokteran yang dilakukan jarak jauh menggunakan teknologi. Hukum Siber/ITE

Definisi

Telemedicine adalah pelayanan kesehatan jarak jauh yang dilakukan oleh profesional kesehatan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Layanan ini memungkinkan konsultasi medis, diagnosis, pengobatan, dan pemantauan pasien tanpa memerlukan pertemuan fisik langsung antara dokter dan pasien.

Di Indonesia, telemedicine diatur dalam Permenkes No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine antar Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Regulasi ini mengatur jenis-jenis layanan telemedicine, persyaratan fasilitas dan tenaga kesehatan, serta tata cara penyelenggaraan. Selama pandemi COVID-19, Konsil Kedokteran Indonesia mengeluarkan Surat Edaran No. 74 Tahun 2020 yang memperluas cakupan telemedicine untuk konsultasi langsung dokter-pasien.

Aspek hukum telemedicine mencakup tanggung jawab profesional dokter, keabsahan resep elektronik, perlindungan data kesehatan pasien berdasarkan UU PDP, perizinan platform telemedicine sebagai penyelenggara sistem elektronik, serta yurisdiksi jika dokter dan pasien berada di wilayah yang berbeda.

Contoh Kasus

Sebuah platform telemedicine menyediakan layanan konsultasi dokter tanpa memverifikasi bahwa dokter-dokter tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku. Kementerian Kesehatan memberikan teguran dan mensyaratkan platform untuk memastikan seluruh dokter di platformnya memiliki SIP sesuai Permenkes yang berlaku.

Seorang pasien mengalami efek samping serius setelah mengonsumsi obat yang diresepkan melalui konsultasi telemedicine tanpa pemeriksaan fisik yang memadai. Pasien menggugat dokter dan platform berdasarkan kelalaian medis dan tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik.

Dasar Hukum

Pasal 1 angka 1 Permenkes No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine

Telemedicine adalah pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, meliputi pertukaran informasi diagnosis, pengobatan, pencegahan penyakit dan cedera, penelitian dan evaluasi, dan pendidikan berkelanjutan penyedia layanan kesehatan untuk kepentingan peningkatan kesehatan individu dan masyarakat.

Pasal 3 Permenkes No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine

Pelayanan telemedicine meliputi: a. teleradiologi; b. teleelektrokardiografi; c. teleultrasonografi; d. telekonsultasi klinis; dan e. pelayanan telemedicine lainnya.

Pertanyaan Umum

Apa itu Telemedicine? +
Layanan kesehatan jarak jauh menggunakan teknologi informasi, diatur dalam Permenkes No. 20 Tahun 2019.
Apa bahasa Inggris dari Telemedicine? +
Telemedicine dalam bahasa Inggris disebut Telemedicine (Remote Medical Consultation).
Apa dasar hukum Telemedicine? +
Dasar hukum Telemedicine diatur dalam Pasal 1 angka 1 Permenkes No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine, Pasal 3 Permenkes No. 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine.
Apa asal kata Telemedicine? +
Berasal dari bahasa Yunani 'tele' (jarak jauh) dan bahasa Latin 'medicina' (kedokteran), merujuk pada praktik kedokteran yang dilakukan jarak jauh menggunakan teknologi.

Istilah Terkait