Lex Superior Derogat Legi Inferiori

Lex Superior Derogat Legi Inferiori Berasal dari bahasa Latin yang berarti hukum yang lebih tinggi mengenyampingkan hukum yang lebih rendah
Hukum Internasional lex superior asas hukum hierarki norma ius cogens
Diperbarui 28 Maret 2026
Ringkasan

Apa itu Lex Superior Derogat Legi Inferiori?

Lex superior derogat legi inferiori adalah asas hukum yang menyatakan hukum yang lebih tinggi mengenyampingkan hukum yang lebih rendah.

Lex Superior Derogat Legi Inferiori Berasal dari bahasa Latin yang berarti hukum yang lebih tinggi mengenyampingkan hukum yang lebih rendah Hukum Internasional

Definisi

Lex superior derogat legi inferiori adalah asas hukum yang menyatakan bahwa ketentuan hukum yang lebih tinggi kedudukannya mengenyampingkan ketentuan hukum yang lebih rendah apabila keduanya mengatur hal yang sama dan terjadi pertentangan. Asas ini merupakan konsekuensi logis dari sistem hierarki norma hukum yang dikembangkan oleh Hans Kelsen dalam teori Stufenbau des Rechts.

Dalam hukum internasional, penerapan prinsip lex superior tidak sesederhana dalam hukum nasional karena tidak ada hierarki formal di antara sumber-sumber hukum internasional. Namun konsep ius cogens (norma imperatif) yang diatur dalam Pasal 53 Konvensi Wina 1969 menunjukkan adanya hierarki dalam hukum internasional. Norma ius cogens menempati posisi tertinggi dan tidak dapat dikurangi oleh perjanjian atau hukum kebiasaan biasa.

Contoh norma ius cogens yang diakui secara luas meliputi larangan genosida, larangan perbudakan, larangan penyiksaan, larangan agresi, dan prinsip-prinsip dasar hukum humaniter. Perjanjian internasional yang bertentangan dengan norma ius cogens batal demi hukum. Norma ius cogens yang baru yang muncul kemudian juga dapat membatalkan perjanjian yang sudah ada (Pasal 64 Konvensi Wina 1969).

Contoh Kasus

Dalam kasus Al-Adsani v. United Kingdom (2001), European Court of Human Rights mempertimbangkan hubungan antara norma ius cogens larangan penyiksaan dan prinsip kekebalan negara. Meskipun Mahkamah mengakui bahwa larangan penyiksaan merupakan norma ius cogens, Mahkamah memutuskan secara kontroversial bahwa hal ini tidak secara otomatis mengenyampingkan kekebalan negara dalam proses perdata di pengadilan nasional. Putusan ini menunjukkan kompleksitas penerapan prinsip lex superior dalam hukum internasional.

Dasar Hukum

Pasal 53 Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian

Suatu perjanjian batal jika pada saat pembuatannya bertentangan dengan norma imperatif hukum internasional umum (ius cogens). Norma imperatif adalah norma yang diterima dan diakui oleh masyarakat internasional secara keseluruhan sebagai norma yang tidak boleh dikurangi.

Pasal 7 ayat (2) UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan

Kekuatan hukum peraturan perundang-undangan sesuai dengan hierarki. Peraturan perundang-undangan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Pertanyaan Umum

Apa itu Lex Superior Derogat Legi Inferiori? +
Lex superior derogat legi inferiori adalah asas hukum yang menyatakan hukum yang lebih tinggi mengenyampingkan hukum yang lebih rendah.
Apa bahasa Inggris dari Lex Superior Derogat Legi Inferiori? +
Lex Superior Derogat Legi Inferiori dalam bahasa Inggris disebut Lex Superior Derogat Legi Inferiori.
Apa dasar hukum Lex Superior Derogat Legi Inferiori? +
Dasar hukum Lex Superior Derogat Legi Inferiori diatur dalam Pasal 53 Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian, Pasal 7 ayat (2) UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.
Apa asal kata Lex Superior Derogat Legi Inferiori? +
Berasal dari bahasa Latin yang berarti hukum yang lebih tinggi mengenyampingkan hukum yang lebih rendah

Istilah Terkait